f Petunjuk Praktikum Pertumbuhan dan Perkembangan | Biologi

Petunjuk Praktikum Pertumbuhan dan Perkembangan

LKS PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN

LKS

PENGARUH CAHAYA TERHADAP PERTUMBUHAN

Lakukan kegiatan pembelajaran sesuai dengn urutan kerja yang ada dalam LKS

Kompetensi Dasar : 1.1. Merencanakan percobaan pertumbuhan pengaruh factor luar terhadap pertumbuhan.

Materi Pembelajaran : Merencanakan percobaan pertubuhan.

- Pertumbuhan dan perkembangan

- Faktor – factor yang mempengaruhi pertumbuhan.

Informasi Pendukung :

PERENCANAAN PERCOBAAN

Dalam penelitian dengan metode eksperiment, ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar dapat memperoleh hasil yang maksimal, langkah – langkah tersebut antara lain merumuskan masalah yang akan di teliti, membuat hipotesis mengumpulkan data untuk kajian hipotesis, menganalisis data dan membuat kesimpulan. Perumusan masalah merupakan langkah untuk mengetahui masalah yang akan dipecahkan sehingga masalah tersebut menjadi jelas batasan, kedudukan, alternative cara untuk memecahkan masalah tersebut.

Masalah yang di dapat selanjutnya di buat rumusan sehingga di sebut rumusan masalah, rumusan masalah biasanya di buat dengan cara membuat pertanyaan dari masalah yang akan diteliti, pertanyaan tersebutdapat berupa apakah, bagaimana, mengapa ? Dimana ?.

Pengumpulan data / informasi dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu melakukan studi pustaka, observasi dan lainnya. Faktor – factor yang mempengaruhi pertumbuhan tersebut biasanya variabel bebas, sedangkan pertumbuhan tumbuhannya dinamakan variabel terikat. Variabel bebas dalam percobaan ini berdasarkan studi kepustkaan diantaranya cahaya, suhu, kelembaban, air nutrisi, sedangkan pertumbuhan yang ditunjukkan dengan panjang, lebar atau berat merupakan variabel terikat.

Hopotesis adalah dugaan sementara / jawaban sementara mengenal permasalahan yang akan dibuktikan melalui data – data / fakta – fakta hasil penelitian. Hipotesis dapat dibagi menjadi dua yaitu hipotesis Nol (N0) merupakan hipotesis yang menyatakan tidak ada pengaruh antara satu variabel dengan variabel yang lain. Dan hipotesis alterntif (H1) merupakan hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh antara variabel yang satu dengan variabel lain.

Pada tahap perencanaan eksperimen, kita perlu merancang teknik pelaksanaan yang meliputi hal – hal berikut : menentukan jenis tumbuhan yang akan di teliti, jumlah biji, lama percobaan, tempat percobaan, alat / bahan yang di perlukan, cara kerja, dan data yang akan diambil dari percobaan tersebut.

Dalam mengolah dan menganalisis data, ada dua jenis data yang harus di ketahui yaitu data kualitatif, merupakan data yang tidak memerlukan perhitungan matematis sebab makna tersebut sudah memiliki makna untuk menafsirkan hasil penelitian. Dan data kuantitatif merupakan data memorial. Belum bermakna, perlu pengolahan dan analisis dengan statistik. Hasil penelitian harus di komunikasikan secara tertulis dalam bentuk laporan penelitian agar hasil penelitian bermanfaat bagi orang lain.

Alat – Bahan

1. Alat : - 4 gelas pastik bekas air mineral / gelas kimia 20 cc

- 4 gumpal kapas dengan berat yang sama (2 gram)

- Kertas tebal

- Penggaris

- Pipet Tetes

- Spidol

2. Bahan : - 20 biji kacang hijau

- Air bersih.

Langkah kerja

1. Rendamlah biji kacang hijau dengan air bersih selama 1 jam

2. Sediakan 4 gelas bekas air mineral / gelas kimia

3. Masukkan segumpal kapas yang telah dibasahi dengan 10 ml air bersih ke dalam setiap gelas

4. Beri lebel A untuk 2 gelas dan tempatkan dit tempat terang

5. Beri lebel B untuk 2 gelas berikutnya dan tempatkan di tempat gelap.

6. Siram biji tersebut setiap hari dengan volume air yang sama, 25 tetes pada setiap gelas secara merata.

7. Amati dan catat pertumbuhan setiap hari, usahakan selalu pada waktu yang sama

8. Tulis hasi lpengamatan dalam tabel pengamatan

9. Di hari ke 7 hitunglah rata – rata panjang tumbuhan tadi

10. Buatlah grafik pertumbuhan rata – rata kecambah itu.

Tabel pengamatan pertumbuhan kacang hijau di tempat terang dan tempat gelap.

Hari

Tempat Terang

Hari

Tempat Gelap

Tinggi Kecambah

Tinggi Kecambah

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

R

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

1

2

3

4

5

6

7

1

2

3

4

5

6

7

T u g a s :

1. Bagaimana rumusan masalah dan hipotesis tentang pengaruh Faktor luar (cahaya) terhadap pertumbuhan !

2. Buatlah grafik pertumbuhan kecambah di tempat terang dan tempat gelap !

3. Apakah akibat bila kecambah di simpan di tempat gelap untuk waktu yang lama !

4. Kondisi lingkungan bagaimanakah yang dapat memberi pengaruh baik kepada perkecambahan ?

5. Jelaskan pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan ! apakah pengaruh ini dapat dikendalikan. ?

6. Apakah ada factor lain yang ikut berpengaruh pada percobaan kalian ?

7. Dari kegiatan percobaan diatas, tentukan mana yang termasuk variabel bebas dan variabel terikat. !

8. Apakah ada variabel lain yang tidak diteliti tetapi mempunyai pengaruh terhadap variabel tersebut ?

9. Dari data pertambahan tinggi kecambah, manakah yang lebih cepat pertambahan tinggi batang di tempat terang atau ditempat gelap ?

10. Buatlah laporan hasil percobaan kalian dan kumpulkan sebagai portofolio !.


Alat / Bahan

1. Alat : - Gunting / cutter, alat tulis

2. Bahan : - 24 biji jagung atau biji kacang hijau

- Pot Kecil

- Air Bersih

- Kertas lebel

- 8 Kardus

Langkah kerja

1. Tempatkan biji jagung / kacang hijau pada pot yang telah disediakan, masing-masing pot 3 biji

2. Beri air secukupnya.

3. Lubangi kardus pada salah satu sisi dengan diameter lubang ± 3 cm, beri lebel

- Kardus A = lubang pada sisi kanan

- Kardus B = lubang pada sisi kiri

- Kardus C = lubang sebelah atas

- Kardus D = Tidak dilubangi

4. Tutup kardus pada tanaman dalam POT, letakkan di daerah yag terkena cahaya matahari.

5. Siramlah pot setiap 2 hari sekai, tunggu selama 7 hari

6. Bukalah kardus perhatikan arah tumbuh tanaman

Kardus + POT

Perlakuan

Arah Tumbuh

Keterangan

A

B

C

D

Lubang sebelah kanan

Lubang sebelah kiri

Lubang sebelah atas

Tidak dilubangi

Tugas :

1. Mengapa tanaman di tutup kardus tetapi salah satu ssi diberi lubang !

2. Apakah cahaya mempengaruhi arah pertumbuhan kecambah / tanaman

3. Apabila kardus tidak diberi lubang, apa yang akan terjadi dengan pertumbuhan tersebut ?

4. Bagiamana rumusan masalah dan hipotesis tentang pengaruh factor luar (cahaya terhadap pertumbuhan !

5. Dari kegiatan tersebut, tentukan manakah yang termasuk dalam variabel bebas dan variabel terikat !

6. Buatlah laporan hasil percobaan kalian dan kumpulkan sebagai bahan portofolio

LKS

MENENTUKAN LETAK TITIK TUMBUH PADA TUMBUHAN

DAN

MENGUKUR KECEPATAN PERTUMBUHAN PADA TUMBUHAN

Melakukan kegiatan pembelajarna sesuai dengan urutan kerja yang ada dalam LKS

Kompetensi Dasar : 1.2. Melaksanakan percobaan pengaruh factor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan.

Materi pembelajaran : melaksanakan percobaan pertumbuhan

- Pertumbuhan primer

- Pertumbuhan sekunder

Informasi Pendukung :

PERTUMBUHAN

Pertumbuhan merupakan peristiwa yang mengarah kepada perubahan ukuran organisme yang bersifat ireversibel, akibat bertambahnya isi dan volum sel serta perbanyakan sel, jadi mengarah pada segi kuantitas, sedangkan perkembangan mengarah pada segi kualitas. Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan di mulai dari pertumbuhan zigot menjadi embrio dalam biji yang terdiri dari dua lembaga (plumula) dan akar lebaga (radikula), sampai menjadi tumbuhan dewasa dan dapat berkembang biak. Pertumbuhan pada tumbuhan terjadi terutama pada daerah meristem (titik tumbuh) yang terdapat pada ujung akar dan ujung batang.

Pertumbuhan sekunder merupakan hasil aktivitas sel – sel jaringan meristem sekunder yaitu cambium, pertumbuhan sekunder terjadi pada tumbuhan dikotil dan dimnospermae. Akibat pertumbuhan sekunder, bagian batang tumbuhan akan membesar, pertumbuhan di mulai dengan perkecambahan biji, kemudian kecambah menjadi tumbuhan kecil (plantula) yang sempurna dan akan tumbuh membesar.

Untuk mengetahui apakah tumbuhan itu tumbuh, perlu dilakukan pengukuran. Pengukuran secaa langsung terhadap pertambahannya isi sel sulit di lakukan. Oleh karena itu dilakukan pengukuran secara tidak langsung melaui pengukuran terhadap penambahan berat, panjang, luas, kadar protein serta parameter lainnya.

Alat – Bahan

1. Alat : - Gelas kimia

- Mistar

- Spidol

2. Bahan : - 10 biji kacang hijau

- Air bersih

- Benang

- Koran / kertas merang

Langkah kerja

1. Pilihlah biji kacang yang baik, susunlah biji dengan posisi radikula (menghadap kesamping pada lembaran Koran)

2. Gulung Koran tersebut sehingga biji tetap berada dalam gulungan, dan ikat gulungan tadi dengan benar.

3. Celuplah pada gelas kimia yang sudah diisi air, kemudian simpan di tempat yang aman.

4. Bukalah gulungan kertas tersebut selama 3 hari

5. Berilah tanda pada bagian akar dan batang dengan spidol / tinta tahan air dengan jarak interval 0,5 cm dengan cara menggoreskan, beri tanda 1, 2, 3

6. Gulung kembali kertas tadi, rendam dalam gelas kimia berisi air (Air secukupnya/dibawah ikatan benang)

7. Setelah hari ke 7 buka kembali gulungan kertas tadi kemudian ukur jarak antara tanda yang sebelumnya sudah ditandai.

8. Catat hasil pengamatan pada tabel pengamatan.

Tabel pengamatan pertambahan panjang akar dan batang kecambah

DAERAH

PANJANG AKAR

PANJANG BATANG

AWAL

AKHIR

AWAL

AKHIR

1

2

3

Rata - rata

Tugas :

1. Metode yang kamu gunakan dalam perkecambahan biji kacang hijau ini di sebut metode kertas menggulung, menurut anda apa tujuan mengecambahkan biji dengan metode tersebut, dibandingkan dengan mengecambahkan tanpa kertas.

2. Apakah terdapat pertambahan panjang pada akar danbatang di akhir pengamatan ? berapa rata – rata pertambahan panjangnya ?

3. Menruut kamu proses apa yang terjadi pada akar dan batang terseut sehingga bertambah panjang !

4. Kecepatan pertumbuhan akar dan batang dapat dinyatakan dengan panjang akar atau batang tiap satuan waktu (cm/hari). Dalamkegiatan ini pertambahan panjang diamati setiap 5 hari. Berdasarkanhasil tersebut,hitunglah kecepatan pertumbuhan akar dan batang kecambah.

5. Apakah terdapat perbedaan kecepatan pertambahanpanjang pada akar dan batang kecambah ?

6. Gambarlah struktur jaringan yang mengalami pertumbuhan primer pada akar dan batang !

7. Gambarlah struktur jaringan yang mengalami pertumbuhan sekunder paa batang dan bandingkan dengan gambar pada pertumbuhan primer pada batang.

8. Buatlah laporanhasil percobaan dan kumpulkan sebagai bahan protofolio

BAHAN AJAR

(MODUL)

Mata Pelajaran : Biologi

Kelas / Semester : XII-IPA/Ganjil

Petunjuk Belajar :

Bacalah uraian materidi bawah ini dan diskusikan dengant eman dalam kelompok kemudian kerjakan pertanyaan yang telah disediakan.

Standar kompetensi :

1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan.

Kompetensi Dasar :

1.2. Melakukan percobaan pengaruh factor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan

Indikator :

1. mengumukakan hasil percobaan pengaruh factor luar terhadap pertumbuhan dalam diskusi kelompok.

Informasi Pendukung :

PENGARUH FAKTOR LUAR TERHADAP PERTUMBUHAN TUMBUHAN

Faktur luaryang mempengaruhi pertumbuhan merupakan segala kondisi lingkungan di sekitar tumbuhan. Faktor luar dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan antara lain makanan *nutrisi), air, suhu, kelembapan, oksigen dan cahaya.

1. Makanan (Nutrisi)

Nutrisi yang dibutuhkan tumbuhan tidak hanya karbondioksida dan air, tetapi juga unsur-unsur makanan lain. Karbondioksida di absorbs oleh daun, tetapi air dan mineral di sreap oleh akar. Unsur – unsure yang di perlukan oleh tumbuhan dalam jumlah yang besar disebut unsure makro terdiridari C, O, H, N, S, F, K, Ca, Mg. Unsur yang dibutuhkan tumbuhan dalam jumlah yang sedikit disebut unsur Mikro, terdirid ari Fe, Cl, Cu, Mn, Zn, Mo, Bo, Ni.

Tabel unsur mineral yang diperlukan tumbuhan tingkat tinggi dan peranannya.

UNSUR

PERKIRAAN

JLH YANG DIPERLUKAN

(mg/l)

PERANAN

KEKURANGAN/

DEFISIENSI

Unsur Makro

Nitrogen/ N

15

Menyusun asam amino, protein, asam nukleat

Pertumbuhan terhambat, daun pucat dan kuning

Kalium/K

5

Pengaktif sebuah ensim/Lebih, pengendalian potensial osmosis sel

Perubahan karbohidrat terhambat, daun kuning

UNSUR

PERKIRAAN

JLH YANG DIPERLUKAN

(mg/l)

PERANAN

KEKURANGAN/

DEFISIENSI

Kalsium / Ca

3

Mengaturan struktur dan sifat permeablilitas selaput sel struktur lamella tengah

Pertumbuhan terhambat

Fosfor / P

2

Komponen ATP, Asam Nukleat substrat metabolisme dan kofaktor berbagai ensim

Pertumbuhan terhambat, daun berwarna hijau tua

Belerang / S

1

Penyusun protein tertentu

Daun kuning

Magnesium/Mg

1

Penyusun Klorofil dan kofaktor berbagai ensim

Klorosis, daun menguning, dan kering dari ujung.

Unsur Mikro

Besi/Fe

0,1

Berhubungan dengan pengangkutan elektrn

Klorosis, daun menguning.

Boron/Bo

0,05

Di duga penting dalam translokasi gula menembus selaput sel

Ujung batang kering dan rusak

Mangan /Mn

0.01

Kofaktor bagi sebuah enzim atau lebih

Klorosit/daun pucat

Seng/Zn

0,001

Kofaktor bagi sebuah enzim atau lebih

Pertumbuhan terhambat

Tembaga / Cu

0.003

Berhubungan dengan system oksidasi tertentu dan reduksi nitrit menjadi ammonia

Ujung daun menjadi kisut

Milibdenum/Mo

0,001

Penting untuk reduksi nitrat

Pertumbuhan terhambat

Klor/Cl

0,05

Untuk reaksi fotosintesis yang menghasilkan O2

Pembentukan O2terhambat

2. Air

Air mutlak diperlukan oleh tumbuhan untuk pertumbuhan, tanpa air tumbuhan tidak dapat hidup, air berfungsi untuk :

- Untuk fotosintesis

- Mengaktifkan reaksi – reaksi enzim

- Membantu proses perkecambahan biji

- Menjaga / mempertahankan kelembapan

- Untuk transpirasi

- Meningkatkan tekanan turgor sehingga merangsang perkembangan sel

- Menghilangkan asam absisi

3. Suhu

Suhu berpengaruh terhadap fisiologi tumbuhan yaitu mempengaruhi kerja enzim. Suhu yang terlau tinggi atau terlalu rendah akan menghambat proses pertumbuhan. SUhu yang paling baik untuk pertumbuhan disebut suhu optimum (10oC - 38 oC)

4. Kelembapan

Tanah dan udara yang lembab berpengaruh terhadap pertumbuhan. Pada keadaan lembab banyak air yang diserap oleh tumbuhan dan sedikit penguapan yang terjadi sheingga pertumbuhan menjadi cepat. Pada kondisi ini factor kehilangan air sangat kecil karena transpirasi kurang. Adapun untuk mengatasi kelebihan air tumbuhan beradaptasi dengan memiliki permukaan helaian daun yang lebar.

5. Cahaya

Cahaya di butuhkan dalam proses fotosintesis, namun cahaya juga berpengaruh negative terhadap proses pertumbuhan karena merusak hormat auksin. Tumbuhan yang ditempatkan di tempat yang gelap akan tumbuh lebih cepat di bandingkan dengan tempat terang. Namun tumbuhan di tempat gelap itu terlihat pusat, kurus dan perkembangannya lambat, tumbuhan itu kekurangan klorofil karena pembentukan klorofil memerlukan cahaya, peristiwa itu di sebut etiolasi.

Selain untuk fotosintesis, ahaya juga berpengaruh pada proses fotomorfogenesis yaitu pertumbuhand an perkembangan yang secara langsung di control oleh cahaya. Berdasarkan pengaruh lamanyapenyinaran (panjang pendeknya siang hari) tumbuhan di bagi menjadi 4 kelompok. :

1) Tumbuhan berhari pendek, tumbuhan yang akan berbunga jika lamanya siang lebih pendek dari malam, contohnya aster, dahlia, stroberi.

2) Tumbuhan berhari panjang, tumbuhan yang akan berbunga jika lamanya siang lebih panjang dari malam, contoh gandum, kentang, selada dan kol.

3) Tumbuhan berhari sedang, tumbuhan yang akan berbunga jika lamanya siang sama dengan malam, contohnya kacang dan tebu.

4) Tumbuhan berhari netral, tumbuhan yang pembungaannya tidak bergantung pada lamanya penyinaran, contohnya mawar, bunga matahari, kapas

Latihan :

1. Apa yang dimaksud dengan klorosit, dan apa penyebabnya ?

2. Sebutkan factor luar / eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan !

3. Apa peranan air pada pertumbuhan tumbuhan ?

4. Berdasarkan persyaratan panjang penyinaran. Pada pembangunan tumbuhan tentukan 4 kelompok tumbuhan dan musin pembungaan.

Tugas :

1. Mengapa tumbuhan yang tumbuh dibawahpohonyang rindang umumnya lebih tinggi dibandignkan dengan rumput yang tumbuh di lapangan ?

Bahan Ajar

(hand Out)

Mata pelajaran : Biologi

Kelas / Semester : XII – IPA / Ganjil

A. Standar Kompetensi : 1. Melakukan percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan

B. Kompetensi Dasar : 1.3. Mengkomunikasikan hasil percobaan pengaruh factor luar terhadap pertumbuhan tumbuhan.

C. Indikator : 1. Menyebutkan factor – factor internal yang mempengaruhi pertumbuhan.

2. Menjelaskan faktor – faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan

3. Membedakan pengaruh faktor internal dan eksternal pada tumbuhan.

4. Menjelaskan keterkaitan antara faktor internal dan eksternal pada tumbuhan.

D. Informasi Pendukung

Faktor internal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan

Proses pertumbuhan pada tumbuhan di pengaruhi oleh beberapa factor baik eksternal maupun internal. Dibawah akan dibahas factor internal.

1. Faktor Genesis

Gen merupakan faktor menurun atau sifat yang didapat dari induk. Misalnya tinggi dan ukuran batang, bentuk dan ukuran daun, serta rasa bentuk dan ukuranbuah. Jika suatu tumbuhan sudah memiliki ukuran batang tertentu walaupun kita buat lingkungan semakin baik/memberi pupuk tambahan terus menerus, maka pertumbuhan batnagnya akan terhenti sesuai dengan pengaturan gen dalam setiap sel tubuh/memberi pupuk tambahan terus menerus, maka pertumbuhan batangnya akan terhenti sesuai dengan pengaturan gen dalam setiap sel tubuh/batangnya tidak akan melebihi ukuran normal. Contohnya daun mangga tidak akan sebesar daun pisang walaupun diberi pupuk dalam waktu yang lama.

2. Harmon tumbuhan / fitohormon.

Hormon berasal daribahasa yunani, Hormaein yang berarti menggiatkan. Hormon tumbuhan yang telah dikenal yaitu :

a. Hormon auksin, misalnya IAA

Ditemukan oleh friederich August Ferdinand Went (1928), fungsinya untuk :

- Mendorng pemanjangan sel dan batang muda

- Pertumbuhan akar

- Diferensiasi sel dan percabangan

- Pertumbuhan buah

- Dominansi apical, foto tropisme dan gravitropisme

b. Hormon sitokinin, misalnya zeatin.

Ditemukan oleh F. Skoog dan C.D. Miller (1950) fungsinya untuk :

- Mempengaruhi pertumbuhan akar dan diferensiasi akar

- Mendorong pembelahjan dan pertumbuhan sel

- Perkedcambahan dan pembungaan dan menghambat penuaan.

Tempat produksinya diakar dan diangkat ke organ lain

c. Hormon Giberlin, misalnya GA3

Ditemukan oleh fujiko Kurasawa (1926), diproduksi dalam meritem batang, akar, daun muda an embrio. Fungsi hormone ini untuk :

- Mendorong perkecambahan biji dan tunas

- Pemanjangan batang, pertumbuhan daun

- pembungaan dan perkembangan buah

- Pertumbuhan dan diferensiasi akar.

d. Asam Absitat, misalnya ABA

Ditemukan oleh Frederik T. Addikot (1963), diproduksi pada daun, batang dan buah hijau. Fungsi hormone ini yaitu :

- Menghambat pertumbuhan

- Menutup stomata selama kekurangan air

- Membantu dormansi

e. Gas Etilen / C2H4

Diproduksi di jaringanbuah masak, diruas batnag dan daun tua. Fungsinya untuk :

- Mendorng pemasakan buah

- Mendorng / menghambat pertumbuhan dan perkembangan akar, daun, bunga

f. Asam Traumalin

Diproduksi pada jaringan tumbuhan, fungsinya untuk membantu penyemuhan luka pada tumbuhan.

g. Kalin

Diproduksi dalam jaringan tumbuhan, fungsinya untuk :

- Merangsang pembentukan organ akar / rizokalin

- Merangsang pembentukan batang / kaulokalin

- Merangsang pembentukan daun / filokalin

- Merangsang pembentukan bunga / autokalin.

Penugasan tekstruktur

1. Tuliskan perbedaan antara faktor internal dan faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan !

2. Jelaskan keterkaitan antara faktor internal dan eksternal dalam pertumbuhan tumbuhan.

 

Artikel Menarik dapat Anda Temukan di

www.1001fakta.com

www.kurikulum2013.net

www.literaturkarya.blogspot.com

0 Response to "Petunjuk Praktikum Pertumbuhan dan Perkembangan"