f ANTIBODI | Biologi

ANTIBODI

Antibodi adalah molekul protein besar berbentuk Y yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasi dan menetralisir benda asing dan patogen, seperti bakteri, virus, jamur, parasit, dan racun. Juga dikenal sebagai immunoglobulin, antibodi yang diproduksi oleh sel-sel darah putih yang disebut limfosit B, atau sel B.

Antibodi (Antibody) berasal dari bahasa Latin "Anti" yang berarti "melawan" dan "Bodiq" yang berarti "tubuh". Pengertian antibodi adalah suatu zat yang dibentuk oleh tubuh yang berasal dari protein darah jenis gama-globulin yang diubahnya untuk melawan zat antigen (zat asing) yang masuk ke dalam tubuh. Berbagai jenis antibodi memiliki sifat sebagai berikut:

  • Opsonin adalah antibodi yang bersifat merangsang serangan leukosit terhadap antigen atau kuman.
  • Lisin adalah antibodi yang bersifat menghancurkan antigen atau kuman.
  • Presipirin adalah antibodi yang bersifat mengendapkan antigen dan kuman.
  • Aglutinin adalah antibodi yang bersifat menggumpalkan antigen, aglutinogen, atau kuman.

Antibodi berfungsi dalam tiga cara yang berbeda. Mereka mengikat secara langsung antigen, dan secara efektif melapisi permukaan mikroorganisme tersebut, untuk mencegah patogen memasuki atau merusak sel-sel tubuh yang sehat. Antibodi juga dapat merangsang bagian lain dari sistem kekebalan tubuh (misalnya protein pelengkap) untuk menghancurkan patogen. Dan, antibodi dapat menandai patogen melalui proses yang disebut opsonisasi sehingga patogen dapat diidentifikasi dan dinetralkan oleh sel-sel kekebalan lainnya.

Ada lima kelas (isotope) dari antibody, yaitu IgA, IgD, IgE, IgG, dan IgM. Setiap isotipe secara unik cocok untuk bertahan melawan berbagai jenis penyerang. Wilayah konstan dari antibodi menentukan kelas dan fungsinya.

Imunoglobulin alpha (IgA) ini ditemukan di daerah mukosa tubuh termasuk pencernaan, pernafasan, dan saluran reproduksi. IgA juga terdapat dalam air liur, air mata, dan air susu ibu, di mana fungsinya adalah untuk melapisi mukosa usus bayi untuk melindunginya dari patogen.

Imunoglobulin delta (IgD) muncul dalam jumlah yang sangat kecil di dalam darah, tetapi terutama ditemukan sebagai reseptor pada sel-B yang belum ditemui antigen, di mana fungsinya adalah untuk mengaktifkan sel-B.

Imunoglobulin epsilon (IgE) ini terlibat dalam mempertahankan tubuh terhadap parasit dan alergen. Konsekuensinya, ia sering ditemukan menempel pada sel mast dan basofil, eosinofil meskipun, monosit, makrofag, dan platelet darah juga memiliki reseptor IgE.

Imunoglobulin gamma (IgG) merupakan 75% dari antibodi yang ditemukan dalam darah. IgG dapat berikatan dengan berbagai jenis patogen, termasuk bakteri, virus dan jamur. IgG adalah satu- satunya antibodi yang dapat melewati plasenta dari ibu ke janin, yang memberikan perlindungan kandungan.

Imunoglobulin mu (IgM) membantu protein pelengkap untuk menyerang mikroorganisme dengan menyediakan sebuah jembatan dimana protein dapat melekatkan diri pada penyerbu.

Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. info-kes.com - All Rights Reserved

0 Response to "ANTIBODI"